Homepage > Afrika > Isi artikel

Duterte bertemu Mahathir

Kantor Berita Cina, Manila, 7 Maret Presiden Filipina Duterte bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir, yang secara resmi mengunjungi Filipina, di Istana Presiden pada tanggal 7. Setelah pertemuan itu, kedua belah pihak mengeluarkan komunike pers bersama.

Komunike menunjukkan bahwa kunjungan Perdana Menteri Malaysia Mahathir ke Filipina telah memperkuat persahabatan antara kedua negara dan kedua bangsa, menunjukkan bahwa kedua belah pihak adalah mitra dalam mempromosikan kemajuan dan perdamaian.

Para pemimpin kedua negara meninjau kemajuan penting yang dibuat dalam hubungan bilateral dan membuka jalur baru untuk kerja sama di masa depan.

Komunike menunjukkan bahwa kedua negara bertekad untuk memperkuat kerja sama dalam menyelesaikan masalah keamanan, terutama dalam memerangi terorisme, pembajakan, dan kejahatan transnasional, termasuk memerangi perdagangan narkoba ilegal.

Kedua belah pihak berbicara tentang kerja sama ekonomi yang lebih luas dan percaya bahwa ini adalah kepentingan bersama ASEAN dan kawasan.

Komunike menunjukkan bahwa Filipina dan Malaysia adalah dua mesin pertumbuhan ekonomi di Asia. Memperkuat perdagangan bilateral dan investasi adalah kondisi yang diperlukan untuk menjaga pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Menyadari dinamika yang ditimbulkan oleh kerja sama sektor swasta antara kedua negara, kedua pemerintah telah sepakat untuk semakin memperkuat kerja sama dalam perdagangan, investasi, dan pembangunan infrastruktur.

Duterte berterima kasih kepada Perdana Menteri Malaysia atas dukungannya yang kuat untuk Proyek Khusus Konstruksi Filipina dan menyebutkan peran positif yang dimainkan oleh perusahaan-perusahaan Malaysia dalam pembangunan kota metropolitan yang berkelanjutan, cerdas, hijau di Filipina.

Komunike menunjukkan bahwa kedua belah pihak juga bertukar pandangan tentang masalah lain yang menjadi perhatian bersama, termasuk mempromosikan pariwisata bersama, kerja sama kesehatan dan pendidikan, dan melindungi dan meningkatkan kesejahteraan kedua bangsa. Kedua belah pihak menegaskan kembali komitmen mereka untuk kerja sama pada platform regional dan multilateral, terutama di dalam ASEAN, untuk mempromosikan supremasi hukum di Asia Tenggara dan kawasan lainnya.

Kedua pihak juga mendukung harapan komunitas internasional untuk perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea dan mencatat upaya semua pihak terkait untuk membuat kemajuan melalui dialog.

Duterte menunjukkan bahwa ada banyak hal yang harus dinanti ketika menulis bab baru dalam kerja sama antara Filipina dan Malaysia. Nasib Filipina adalah di ASEAN dan Asia. Nasib Asia dikuasai di Asia. Malaysia adalah mitra pembangunan progresif Filipina dan saudara perdamaian. Kedua pihak akan terus mempromosikan visi perdamaian, kemajuan, kemakmuran, dan stabilitas yang lebih besar di kawasan ASEAN.

Berita Internasional Terbaru